Kumpulan artikel menarik seputar kesehatan, nutrisi, dan tips hidup sehat.

Temukan berbagai Tips sehat di sini

Temukan berbagai Tips hidup sehat dan memelihara kebugaran tubuh.

Berbagai artikel medis dan gangguan kesehatan

Berbagai artikel tentang medis dan gangguan kesehatan dan cara mengatasinya

Berbagai obat-obatan

Mengulas berbagai obat-obatan, herbal, dan cara alami mengatasi gangguan kesehatan

Anjuran Diet sehat

Berbagai makanan sehat dan cara menjalani diet sehat

Bisnis di bidang kesehatan

Informasi seputar bisnis di bidang kesehatan

Selasa, 24 September 2019

CEK KADAR KOLESTROL ANDA



Sangat penting untuk mengetahui kadar kolesterol dalam tubuh dengan cara memeriksa secara rutin, apalagi jika Anda memiliki riwayat penyakit kronis tertentu.
Selain memeriksakan ke dokter dan menggunakan alat tes kolesterol, berikut ini beberapa cara cek kolesterol tanpa alat yang bisa Anda lakukan di rumah sebagai langkah deteksi dini terhadap kadar kolesterol dalam tubuh.

1. Nyeri Tubuh Bagian Bawah
Jika beberapa bagian tubuh seperti telapak kaki, betis, lutut, pangkal paha, paha, dan bokong mulai terasa nyeri atau mudah lemas dan lelah, serta telapak kaki terasa dingin maka bisa dipastikan kadar kolesterol dalam tubuh cukup tinggi.

2. Memeriksa Area Sekitar Kornea Mata
Perhatikan dengan seksama, jika terdapat lingkaran berwarna abu-abu atau putih di sekitar kornea (garis lemak yang mengendap).

3. Perubahan Kondisi Kulit dan Kuku
Seseorang dengan kadar kolesterol tinggi biasanya akan mengalami kerontokan bulu kaki, sehingga kulit kaki terasa kencang dan mengkilat. Tak hanya itu, perubahan pun akan terjadi pada bagian kuku, di mana kuku akan menebal dan tumbuh lebih lama.

4. Kram Saat Malam Hari
Sering mengalami susah tidur saat malam hari karena rasa kram atau kesemutan? Hal ini juga bisa mengindikasikan bahwa kadar kolesterol dalam tubuh cukup tinggi.

Beberapa cara di atas tentu bisa terjadi karena ada pemicunya, biasanya karena konsumsi makanan yang mengandung purin cukup tinggi seperti jeroan, seafood, minuman manis, minuman beralkohol, dan gaya hidup yang kurang sehat.
Oleh karena itu, butuh usaha yang kuat untuk mencegah naiknya kadar kolesterol dalam tubuh, diantaranya adalah dengan mengatur pola makan, menurunkan berat badan, melatih kekuatan jantung dengan cara berolahraga, dan juga mengonsumsi Nutrisi Syaraf.



Pemesanan Produk : 0857 1662 7444 (WA Chat only)

Sabtu, 21 September 2019

SAKIT LUTUT




Sakit lutut adalah nyeri pada sendi lutut yang dapat dialami oleh semua orang dari segala usia. Sendi lutut termasuk organ yang rentan mengalami kerusakan dan nyeri, karena fungsinya dalam menopang berat tubuh, terutama pada saat seseorang melompat atau berlari.

PENYEBAB Sakit Lutut Terdapat sejumlah kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan sakit lutut. Beberapa di antaranya meliputi:
• Cedera, misalnya cedera pada tulang rawan dan kerusakan tendon atau ligamen.
• Penyakit tertentu, seperti osteoartritis, penyakit asam urat, atau tendonitis.
• Perdarahan pada sendi.
• Infeksi, misalnya artritis septik.

GEJALA dan Komplikasi Sakit Lutut Tidak semua penderita akan merasakan gejala yang sama saat menderita sakit lutut. Perbedaan ini terjadi karena penyebabnya pun berbeda-beda.

Beberapa gejala yang dapat menyertai sakit lutut, di antaranya adalah:
• Pembengkakan.
• Lutut yang terasa kaku atau tidak bisa diluruskan.
• Bunyi gemeretak pada lutut.
• Permukaan kulit di daerah lutut berwarna kemerahan dan hangat jika disentuh.
• Sendi lutut tidak stabil atau lemas, atau tidak bisa menahan beban tubuh.
• Demam.
• Perubahan bentuk pada lutut.

Jika merasakan gejala-gejala tersebut, Anda sebaiknya segera ke dokter untuk menjalani pemeriksaan. Sebagian besar sakit lutut yang terjadi dapat ditangani sendiri di rumah. Sebaliknya, ada juga beberapa kondisi yang membutuhkan penanganan medis (misalnya melalui operasi), terutama pada kasus sakit lutut yang menyebabkan nyeri berkepanjangan, kerusakan pada sendi, atau bahkan cacat jika tidak ditangani secara khusus.

FAKTOR Risiko Sakit Lutut Persendian lutut termasuk bagian tubuh yang rentan mengalami kerusakan serta rasa nyeri, mengingat fungsinya untuk menopang berat tubuh.
Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami sakit lutut adalah:
• Berat badan yang berlebihan atau obesitas. Kondisi ini akan memberi beban lebih pada lutut sehingga meningkatkan risiko sakit lutut.
• Jenis olahraga tertentu, misalnya sepak bola atau basket.
• Pernah mengalami cedera lutut.

DIAGNOSIS Sakit Lutut Pada tahap awal, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada pasien. Misalnya dengan memeriksa pembengkakan pada lutut dan batas maksimal gerakan dari lutut yang sakit. Pemeriksaan lebih mendetail kemudian akan dianjurkan guna mendiagnosis penyebabnya, seperti foto Rontgen, USG, CT scan, atau MRI. Melalui pemeriksaan tersebut dapat dilihat kondisi tulang serta sendi pada lutut pasien. Pemeriksaan darah dapat disarankan apabila dokter menduga sakit lutut pasien disebabkan oleh infeksi atau kondisi medis lain, misalnya penyakit rematik asam urat (gout).

PENGOBATAN dan Pencegahan Sakit Lutut Setelah mengetahui penyebab sakit lutut yang diderita pasien, dokter baru bisa memberikan pengobatan yang sesuai. Misalnya dengan:
• Obat-obatan, seperti analgesik guna meredakan sakit, atau suntikan kortikosteroid, pelumas sendi, serta platelet-rich plasma (PRP) guna mengurangi peradangan. PRP lebih efektif pada pasien berusia muda dan pasien dengan artritis ringan.
• Fisioterapi untuk melatih dan menguatkan otot.
• Operasi untuk menangani cedera. Contohnya adalah operasi untuk mengganti tempurung lutut. Operasi juga dapat dilakukan dengan teknik artroskopi, dengan luka operasi yang minimal. Di samping penanganan medis, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mempercepat pemulihan sekaligus mencegah komplikasi. Langkah-langkah tersebut meliputi:
• Banyak istirahat agar lutut terhindar dari tekanan sehingga cedera dapat pulih lebih cepat.
• Mengompres lutut dengan es. Langkah ini bisa mengurangi rasa sakit, sekaligus peradangan.
• Meminimalisasi gerakan pada lutut, misalnya dengan menggunakan bebat.
• Menaruh kaki yang cedera pada posisi lebih tinggi. Contohnya adalah dengan meletakkan kaki di atas bantal. Cara ini bisa membantu mengurangi pembengkakan. Rasa nyeri serta cedera pada lutut dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana, misalnya dengan selalu melakukan pemanasan sebelum berolahraga serta peregangan setelahnya, menggunakan sepatu yang sesuai dengan bentuk kaki serta dapat menyangga kaki dengan baik pada saat olahraga, dan menghindari jenis olahraga atau aktivitas yang berpotensi mengakibatkan cedera. Jika Anda ingin meningkatkan intensitas dan frekuensi olahraga, lakukanlah secara bertahap.

UNTUK PENANGANAN TERAMAN TANPA OBAT KIMIA, SUNTIK CAIRAN BAHKAN OPERASI, RUTIN KONSUMSI NEOSAIPRESS

NEOSAIPRESS bisa anda dapatkan dengan harga hanya Rp 235.000,- per botol untuk konsumsi 5 – 10 hari.
5 Botol Hanya   Rp 1.050 ribu (Hemat Rp 125.000) *Untuk pemakaian selama 3 – 6 Minggu
10 Botol Hanya Rp 1,750 Juta (Hemat Rp 600.000) Untuk pemakaian selama 1,5 – 3 Bulan (Rekomendasi)

Note: Bagi anda yang ingin Lututnya aman, tetap memiliki Pelumas tanpa rutin konsumsi OBAT KIMIA, SUNTIK CAIRAN bahkan OPERASI, disarankan untuk konsumsi NEOSAIPRESS secara rutin.



Untuk pemesan hubungi via WA
Herry 0857-1662-7444

Jumat, 19 April 2019

Ciri-ciri dan gejala sakit ginjal yang harus diwaspadai



Lebih baik mencegah daripada mengobati, tapi sayangnya gejala awal sakit ginjal sering tidak disadari.

Nah, sebelum terlambat ada baiknya Anda kenali beberapa ciri dan gejala sakit ginjal paling umum ini:



1. Warna urine berubah
Perubahan warna urine menjadi lebih keruh dari biasanya. Selain itu, kebiasaan buang air kecil Anda juga bisa berubah; entah jadi lebih sering atau lebih jarang pipis. Anda biasanya jadi lebih sering buang air kecil di malam hari.  
Anda juga mungkin merasa nyeri saat buang air kecil. Jika Anda mengidap gagal ginjal akut, ada kemungkinan air kencing keluar beserta bercak darah. Dalam beberapa kasus, kencing berbusa juga bisa jadi gejala sakit ginjal,

2. Badan jadi gampang capek
Ginjal sehat akan terus memproduksi hormon eritropoietin secara teratur untuk meningkatkan produksi sel darah merah baru.
Ketika ginjal mengalami kerusakan, produksi hormon eritropoetin menjadi menurun. Akibatnya, produksi sel darah merah yang membawa oksigen pun menurun. Ini membuat tubuh jadi mudah capek.

3. Beberapa bagian tubuh akan membengkak
Ginjal yang sudah rusak tidak bisa lagi menyaring limbah kotoran sebaik dulu sehingga ada banyak protein yang terbuang ke dalam urin.
Kurangnya protein dalam darah dapat menyebabkan tungkai tangan dan kaki membengkak. Orang yang punya masalah ginjal juga mungkin mengalami pembengkakan pada wajah dan kedua mata.

4. Gatal-gatal
Terganggunya kerja ginjal membuat kotoran sisa metabolisme menumpuk. Hal ini akan berdampak buruk pada kulit.
Penyakit ginjal dapat menimbulkan rasa gatal, ruam kemerahan, serta kulit kering. Jika gatal tersebut terus digaruk bisa timbul luka atau pendarahan ringan. Sayangnya, rasa gatal karena gejala sakit ginjal seringkali diabaikan. 
Meski krim kulit dan salep memang dapat membantu mengurangi gejala sakit ginjal yang timbul pada kulit, tetapi hal ini tidak menyembuhkan masalah pada ginjal Anda.

5. Selalu mual dan ingin muntah
Sakit ginjal yang sudah akut atau jika sudah sampai tahap gagal ginjal sering disebut juga sebagai silent killer. Disebut demikian karena gejalanya yang sulit dideteksi, seperti mual dan muntah. Banyak sekali penyakit ringan yang gejalanya ditunjukkan dengan mual dan muntah, contohnya sakit maag. 
Namun dalam kasus penyakit ginjal, gejala mual dan muntah muncul karena tumpukan limbah dan kotoran dalam darah tidak berhasil dikeluarkan. Hal tersebut dapat menyebabkan terganggunya pusat refleks muntah di otak dan sistem pencernaan, sehingga terjadilah mual dan muntah. 

6. Sesak napas
Tidak berfungsinya ginjal membuat cairan masuk ke dalam paru-paru melalui darah. Hal ini menyebabkan tubuh tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup di dalam tubuh, terutama paru-paru.
Kurangnya oksigen dalam darah membuat tubuh Anda sulit berfungsi maksimal sehingga menyebabkan napas menjadi terengah-engah dan memburu.

7. Sakit pinggang
Bagi yang suka sakit pada bagian pinggang, baik kanan ataupun kiri, baiknya Anda waspada. Gejala sakit ini bisa saja disebabkan oleh batu ginjal.
Kadang, gejala dari adanya batu ginjal tidak terlalu kelihatan jelas tapi kemungkinan besar akan menimbulkan nyeri pada pinggang akibat terjepitnya batu ginjal dalam ureter.  

8. Kurang konsentrasi dan pusing
Ketika ginjal Anda tidak dapat bekerja dengan baik, oksigen akan sulit disuplai ke seluruh tubuh, terutama ke otak.
Kurangnya suplai oksigen ke otak memicu terjadinya pusing, kurang konsentrasi, daya ingat yang lemah, dan kepala yang terasa kliyengan.
Sementara itu, hampir sebagian besar gagal ginjal akut selalu berkaitan dengan kondisi medis lain. Kondisi yang dapat meningkatkan risiko gagal ginjal akut adalah:
  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit jantung
  • Gagal jantung
  • Penyakit hati
  • Penyumbatan pada pembuluh darah di lengan atau kaki (penyakit arteri perifer)
  • Dirawat di rumah sakit, terutama untuk kondisi serius yang memerlukan perawatan intensif.
Bila Anda memiliki faktor risiko artinya Anda lebih mungkin untuk menderita suatu masalah kesehatan daripada seseorang yang tidak memiliki faktor risiko, sebaiknya Anda mewaspadai hal-hal tersebut di atas. 

Konsumsi BioSaipress Tetes dan/atau BioSaipress Pil secara teratur untuk mencegah dan mengatasi gejala sakit ginjal.

Semoga bermanfaat.

Pemesanan BioSaipress ke 0857 1662 7444

 


Disarikan dari HelloSehat.com

Rabu, 23 Januari 2019

8 Cara Mengeluarkan Racun Dari Tubuh



racun tubuh

Setiap hari tubuh kita terpapar oleh racun, baik dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh. Dari makanan yang kita makan pun kita bisa mendapatkan racun, dari sisa-sisa hasil metabolisme atau fungsi yang dilakukan tubuh. Untuk itu, detoksifikasi diperlukan untuk membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Tubuh perlu beristirahat sebentar untuk membersihkan dirinya.
Di dalam tubuh sendiri sebenarnya sudah ada mekanisme khusus untuk membuang racun, seperti dari keringat atau air kencing. Namun, ada baiknya Anda juga turut membantu tubuh membersihkan racun. Setelah Anda melakukan detoksifikasi, tentu Anda merasa tubuh lebih segar dan lebih bugar.

Bagaimana cara mengeluarkan racun dari tubuh?
Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Mulai dari cara yang mudah dan murah atau cara yang sedikit membutuhkan usaha dan uang. Anda bisa memilih sendiri mana yang lebih cocok untuk Anda.

1. Puasa
Ya, mungkin Anda sudah sering menjalankan puasa dan tanpa Anda sadari sebenarnya Anda juga sedang melakukan pembersihan tubuh dari racun saat menjalankan puasa. Pada saat puasa, Anda tidak minum dan tidak makan selama beberapa jam. Waktu itu dapat dimanfaatkan oleh tubuh untuk pembersihan diri dan juga untuk beristirahat sejenak. Ini merupakan kesempatan tubuh untuk mengatur ulang fungsinya, pemulihan, dan penyegaran.
Pada saat ini, sebaiknya Anda juga menghindari stres, sehingga Anda juga memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat secara mental dan emosionalnya, tidak hanya secara fisik. Anda bisa mencoba cara ini satu hari dalam seminggu.

2. Minum air lebih banyak
Tubuh kita mengandung 80% air, sehingga kita tentu memerlukan air untuk membantu tubuh menjalankan fungsinya. Saat Anda minum, sebenarnya Anda tidak hanya memuaskan dahaga, tetapi juga membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Saat Anda ingin mengeluarkan racun dari tubuh, Anda mungkin membutuhkan lebih banyak air daripada rekomendasi biasanya.
Minum 8-10 gelas air putih per hari sudah cukup dalam menyediakan air untuk tubuh, tetapi Anda perlu menambah konsumsi air Anda saat Anda melakukan detoksifikasi. Namun, kebutuhan air setiap orang berbeda-beda tergantung dari jenis kelamin dan ukuran tubuh. Kebutuhan cairan seseorang juga akan meningkat saat ia lebih banyak melakukan aktivitas fisik.

3. Lakukan aktivitas yang dapat mengeluarkan keringat
Salah satu cara tubuh dalam mengeluarkan racun adalah dengan melalui keringat. Suatu penelitian menemukan bahwa kandungan arsenik, kadmium, timbal, dan merkuri terkandung di dalam keringat yang Anda keluarkan. Bagaimana cara mengeluarkan keringat? Tentu, Anda bisa melakukannya dengan cara olahraga atau pergi ke sauna. Ya, olahraga merupakan salah satu cara sehat untuk menjaga tubuh Anda tetap bugar dan juga untuk membantu tubuh mengeluarkan racun. Untuk Anda yang tidak suka olahraga, ayo mulai sekarang lakukan olahraga setidaknya 30 menit saja dalam sehari.

4. Konsumsi lebih banyak sayur dan buah
Seperti yang sudah Anda ketahui, sayur dan buah mengandung banyak zat-zat penting yang dapat membantu fungsi tubuh. Dengan lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah setiap harinya, Anda juga dapat membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Ya, kandungan serat dalam sayuran dan buah-buahan dapat membantu tubuh menghilangkan racun.
Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk lebih banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan setiap hari adalah:
  • Menerapkan diet makanan mentah (raw diet). Diet ini dapat membantu usus dan hati dalam mengeluarkan racun. Pada diet ini, Anda diharuskan untuk mengonsumsi sayuran dan buah mentah, termasuk kacang-kacangan dan biji-bijian mentah. Beberapa makanan yang dapat membantu tubuh melakukan detoksifikasi adalah bawang putih, lemon, kacang hijau, dan sayuran mentah.
  • Jus sayuran dan buah. Jika Anda merasa tidak mampu untuk menghabiskan banyak sayuran dan buah dalam satu hari, mungkin Anda bisa membuatnya menjadi jus. Buatlah jus dengan campuran sayuran dan buah-buahan kesukaan Anda, terutama yang banyak mengandung serat dan vitamin C. Ini adalah cara yang mudah Anda lakukan.
5. Jauhkan kebiasaan yang tidak baik
Jika Anda perokok, sebaiknya hentikan terlebih dahulu kebiasaan merokok Anda saat Anda sedang menjalankan detoksifikasi. Rokok dan asap rokok yang terhirup oleh Anda pastinya adalah racun bagi tubuh Anda. Begitu juga jika Anda terbiasa minum minuman alkohol, sebaiknya juga tinggalkan kebiasaan ini. Alkohol dapat memberatkan kerja hati, ini tentu tidak baik saat Anda sedang berusaha mengeluarkan racun dari tubuh.
Jika Anda penggemar kopi, Anda juga harus berhenti sejenak untuk menikmati sajian kopi Anda. Kopi mengandung kafein yang dapat menjadi racun bagi tubuh. Sebaiknya, ganti minuman kopi Anda setiap pagi dengan secangkir teh hijau. Walaupun kopi dan teh sama-sama mengandung kafein, namun jenisnya berbeda. Teh hijau juga mengandung polifenol, sejenis antioksidan, yang dapat membantu menghilangkan racun dalam tubuh.

6. Minum air lemon setiap pagi
Anda bisa minum air lemon setiap pagi saat lambung masih kosong , hal ini dapat membantu tubuh melakukan detoksifikasi sebelum proses dalam tubuh lainnya mulai bekerja. Air lemon dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh, membersihkan tubuh Anda dari racun, dan juga melancarkan pencernaan. Anda mungkin dapat merasakan hasilnya setelah Anda melakukan rutinitas ini dalam jangka panjang.

7. Kurangi konsumsi gula
Mengurangi konsumsi gula Anda, termasuk pemanis buatan, juga merupakan sebuah usaha untuk mengurangi racun dalam tubuh Anda. Mengonsumsi banyak gula juga dapat memberatkan kerja pankreas dalam menghasilkan insulin. Sebaiknya, pilihlah makanan sumber gula (karbohidrat) yang juga mengandung serat, seperti gandum, oat, dan beras merah, sehingga Anda mendapatkan manfaat lebih.

8. Cukup tidur
Tidur merupakan waktu tubuh untuk beristirahat, sehingga tubuh segar kembali keesokan harinya. Tidur cukup setiap malam membantu tubuh dalam mengurangi racun yang terbentuk dalam tubuh, karena saat tidur organ-organ dalam tubuh tidak bekerja sekeras saat Anda bangun. Kurang tidur dapat melemahkan sistem imun, sehingga Anda mudah sakit.

Cara yang lebih praktis untuk mengeluarkan racun dari tubuh yaitu dengan meminum air putih yang telah ditetesi Bio Saipress Tetes 3 kali sehari.




Kamis, 17 Januari 2019

Garam - Manfaat dan bahayanya


TAKUT AKAN PENYAKIT YANG TIMBUL DARI GARAM?

INI CARA RASUL MENGKONSUMSI GARAM
Nabi Muhammad Sholallohi 'alaihi wassallam bersabda : "Sebaik-baik lauk adalah garam" (Al-Baihaqi).

SEBAIK BAIK LAUK ADALAH GARAM.
Sangat bertentangan dengan dunia medis saat ini yang mengatakan bahwa makan garam bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti darah tinggi, dehidrasi, keropos tulang dan penyakit empedu, namun hal itu tidak akan terjadi jika Anda mengetahui cara mengkonsumsi garam dengan baik dan secara benar. Sesuai Sunnah Rasul.

Begini Cara Mengkonsumsi Garam Agar Terhindar Dari Penyakit (Ala Rasul)
Jadi sesuai dengan hadist diatas yang menyatakan Garam bukanlah penyebab penyakit,
tapi malah obat yang paling mujarab seandainya digunakan dengan cara yang betul.

Kuncinya adalah
GARAM TIDAK BOLEH DIMASAK !!!.
Ingat tidak boleh dimasak !!!

Kesalahan kita (kebanyakan orang Indonesia) ialah kita memasak garam yaitu memasukkan garam ke dalam masakan ketika masakan sedang MENDIDIH/ PANAS. Hal tersebut akan menyebabkan garam menjadi racun/toksik… Jika garam dimasak dengan cara di atas, garam akan menyebabkannya ber-asid dan membahayakan kesehatan serta mengundang berbagai penyakit, selain itu kandungan yodium pada garam juga akan hilang dengan percuma. Ingat yodium sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita.

Begini Cara yang betul penggunaan garam agar garam benar-benar menjadi obat bagi Anda, bukan jadi Penyakit

Masaklah makanan yang ingin dimasak sehingga selesai.
Contohnya: sayur masukkan garam dalam masakan apabila makanan dan airnya sudah berangsur dingin,atau dalam keadaan dingin.
Ingat makanan yang dimasak harus tanpa garam ingat tanpa garam !!!!!
Selagi makan, sediakan semangkuk garam dan taburkan di atas makanan yang ingin dimakan sesuai selera masing2.

Garam adalah mineral bagi tubuh, “Banyak amalan yang dilakukan oleh para Salafus soleh ialah dengan mengambil garam sebelum memulai makan”. Garam digunakan sebagai pembuka makan dengan mengambilnya dengan ujung jari dan dimasukkan ke mulut.

INGAT GARAM ADALAH MINERAL !!!! 
Kelebihannya atau manfaatnya mengkonsumsi garam antara lain ialah:
Mengobati lebih dari 70 penyakit, antara lain Darah tinggi, Diabetes, Tulang keropos, Gondokan, Pusing sakit kepala dll serta tidak akan mengalami keadaan mati mendadak.

Silakan sebarkan, sekiranya anda ingin orang-orang yang anda cintai menjadi sehat.
Berbagai penyakit yang disinyalir timbul akibat garam seperti gejala jantung dan tekanan darah tinggi adalah akibat dari penggunaan garam yang salah.

Karenanya kalau memasak jangan dikasih garam.. Ingat garam jangan dimasak.
Insyaallah penyakit darah tinggi, jantung bisa dihindari dengan cara makan yg baik.

Jadi kesimpulannya yg benar garam itu adanya dimeja makan bukan didapur.
MARILAH BERUBAH AGAR SEHAT SEMUA.
ORANG ASING LEBIH AWAL MENGGUNAKAN GARAM SELALU DI MEJA



Garam Hunza adalah jenis garam terbaik di dunia, garam yang diambil di pegunungan Hunza Pakistan ini merupakan salah satu bahan utama produk Bio Sunnah yaitu Bio Saipress Butir, Bio Saipress Tetes, dan Adamqu, sehingga kehebatan produk ini telah diakui para pemakainya sebagai herbal berkhasiat menyembuhkan berbagai keluhan kesehatan.


Semoga bermanfaat

Waspadai Kolesterol




INILAH CIRI CIRI UTAMANYA:
Rasa berat di tengkuk hingga rasa pegal di pundak.
Sebagian besar orang merasakan berat di kepala dan pegal-pegal sebagai gejala awal. Gejala ini muncul sebagai akibat kurangnya oksigen.
Cepat mengantuk
Terutama bila kadarnya sudah tinggi sekali, misal trigliserida yang normalnya dibawah 200 mg atau 150 mg, ada yang sampai 600 atau 700 mg itu biasanya bawaannya ngantuk, Hal ini biasanya terjadi karena kurangnya asupan oksigen ke otak akibat pembuluh darah yang menyempit karena adanya timbunan lemak akibat kolesterol.
🐜 Kesemutan
Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan aliran darah menjadi kental sehingga oksigen menjadi berkurang. Maka berpeluang terjadi kesemutan terutama diarea telapak tangan.
Timbunan lemak di atas kelopak mataSecara klinis ada beberapa hal yang bisa dijadikan petunjuk awal seseorang memiliki kolesterol tinggi, yaitu adanya timbunan lemak di atas kelopak mata. Biasanya timbunan ini mengandung kadar trigliserida (molekul asam lemak) yang tinggi.
Mudah lelahKetika plak terbentuk di dinding arteri, bisa menyebabkan kondisi seperti atherosclerosis, penyakit jantung koroner (PJK) dan penyakit mikrovaskuler koroner atau coronary microvascular disease (CMD). Kondisi-kondisi seperti inilah yang menyebabkan badan terasa mudah lelah.
💥 Sering sakit kepala
Ini karena kolesterol yang tinggi dalam darah memicu terjadinya penimbunan plak-plak di pembuluh darah arteri sehingga menyebabkan terjadinya artherosclerosis. Kondisi ini membuat arteri akan menyempit dan membuat aliran darah ke kepala dan otak berkurang, sehingga menyebabkan rasa sakit di kepala.
👣 Kaki bengkakKaki merupakan organ tubuh yang paling jauh dari jantung. Ketika pembuluh darah menyempit dan asupan oksigen berkurang, maka tentu saja yang paling sedikit mendapatkan darah adalah kaki. Hal ini akhirnya menyebabkan kaki terlihat membengkak. Kondisi ini hampir sama dengan kondisi ketika Anda terlalu lama duduk selama perjalanan.
INILAH SOLUSI NYA : Perbaiki asupan nutrisi, bijak dalam pengkonsumsian 5 P, terutama makanan berminyak, berlemak tinggi serta tinggi kadar garam dan juga bumbu-bumbu penyedap sejenis vetsin
 Konsumsi Biosaipres 2 butir sebelum sarapan pagi. Untuk kondisi yg berat 2 pagi dan 2 malam
 Lakukan olahraga minimal sepekan sekali selama 30 menit
 Perbanyak dzikir, sedekah dan tawakkal
Semoga bermanfaat.


Sabtu, 17 November 2018

6 Kebiasaan Yang Mempengaruhi Stamina Pria

Dilansir dari menshealth, Rabu (28/3) terdapat 6 kebiasaan atau pola hidup yang tanpa disadari mempengaruhi stamina pria ketika di ranjang, baik pengaruh dari makanan maupun minuman.

Ilustrasi: Terlalu sedikit mengonsumsi kafein juga bisa mengurangi stamina pria saat di ranjang. (menshealth)


1. Konsumsi Makanan Tinggi Lemak
Menurut Jamin Brahmbhatt, M.D., seorang ahli urologi di Orlando Health mengatakan makanan tinggi lemak tidak jenuh dan gula tinggi dapat dapat memperburuk masalah seks.
"Sudah umum diketahui bahwa pria gemuk memiliki tingkat testosteron yang lebih rendah," jelas Brahmbhatt.
Padahal, hormon tersebut penting terhadap dorongan seksual pria. Obatnya? Makanan padat penuh nutrisi akan membantu Mr.P ereksi dengan baik. Selain itu, usahakan olah raga setidaknya 150 menit per minggu. Semakin banyak aktivitas fisik dan olahraga, semakin besar kemungkinan mendapatkan kualitas seks lebih lama.

2. Terlalu Menghindari Kopi
Pria yang jarang menkonsumsi kafein justru akan cepat loyo di atas ranjang. Tak banyak diketahui, ternyata asupan kafein dapat memengaruhi sirkulasi darah ke Mr.P. Dalam studi awal dari American Heart Association, orang yang minum secangkir kopi berkafein (biasanya sekitar 100 miligram kafein) mengalami peningkatan 30 persen dalam aliran darah selama 75 menit berikutnya dibandingkan dengan mereka yang tidak.
Para peneliti berteori bahwa kafein dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah kecil dan mengurangi peradangan. Itu berarti bisa menguntungkan Mr.P.
"Sebagian besar dari kesehatan seksual adalah tentang peningkatan aliran darah," kata Joshua Gonzales, M.D., seorang ahli urologi.

3. Minum Banyak Alkohol
Sebagian orang merasakan alkohol sebagai minuman penenang yang membuat rileks. Namun, konsumsi alkohol secara berlebihan dapat mematikan rangsangan seksual dan mengacaukan aliran darah masuk dari Mr.P.
"Minuman keras dapat mengurangi hormon testosteron sehingga akan melemahkan libido, menurunkan mood, dan membuatnya lebih sulit untuk mencapai orgasme," kata Brahmbhatt.
"Saya biasanya mengatakan kepada pasien bahwa semakin banyak mereka minum, semakin sulit bagi mereka untuk ereksi. Satu minuman mungkin tidak akan membuatnya rusak, tetapi semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, semakin besar kesempatan untuk disfungsi ereksi," kata Gonzales.

4. Konsumsi Gula Berlebihan
Gula disebut sebagai pembunuh kehidupan seks. Makanan tinggi gula akan berdampak pada kesehatan kardiovaskular secara yang kemudian memengaruhi kemampuan Mr.P. Sebab, gula menurunkan libido dengan mengurangi kadar testosteron.
Dalam sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam Endokrinologi Klinis, peneliti mengukur kadar testosteron pada pria berusia 19 hingga 74 setelah mereka mengonsumsi 75 gram gula. Hasilnya, terjadi penurunan 25 persen kadar testosteron setelah mereka mengonsumsi makanan manis.
Solusinya, beralih ke gula alami, seperti yang ada di buah. Kemudian, disarankan mengonsumsi gula buatan tidak lebih dari 36 gram per hari.

5. Makan dengan Porsi Banyak
Menumpuk terlalu banyak makanan efeknya sangat banyak, selain merasa cepat lesu dan mengantuk, ternyata jumlah karbohidrat yang berlebihan dengan cepat memacu gula darah.
Untuk pola makan ideal, pilih empat atau lima kali makan dengan porsi kecil penuh protein dan rendah karbo, seperti gandum dan sayuran.

6. Kekurangan Vitamin D
Faktanya, kekurangan vitamin D adalah salah satu yang mempengaruhi disfungsi ereksi. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Sexual Medicine, ketika tidak mendapatkan cukup vitamin D, tubuh mungkin tidak menghasilkan oksida nitrat yang cukup. Padahal, senyawa ini berfungsi untuk melancarkan pembuluh darah.

Untuk menjaga dan meningkatkan stamina pria secara alami, kini telah hadir produk herbal dari Bio Sunnah.


100% Herbal

Khasiat :
- Membantu mengatasi Impotensi (lemah syahwat)
- Ejakulasi dini
- Meningkatkan tenaga dan daya tahan tubuh
- Memaksimalkan kerja dan peran hormon
- Melancarkan perdaran darah

Komposisi :
- Ekstrak bunga zaitun
- Ekstrak madu Yaman
- Ekstrak amber cypress
- Ekstrak daun cypres
- Ekstrak akar cypress
- Ekstrak anggur putik
- Zaffaron
- Apple stemcell
- Garam hunza
- Habbatussauda
- Almanna (gum arabic)

Aturan Minum :
2 kali sehari (1 kapsul pagi dan 1 kapsul sore)

Info / Pemesanan via WhatApps :
Herry Junawar
085716627444

Kamis, 26 April 2018

Kolesterol Tinggi


kolesterol

Tak banyak orang yang tahu apa tanda atau gejala kolesterol tinggi, karena tahu-tahu kadarnya sudah tinggi dan kondisi telah menjadi lebih serius dari yang dibayangkan. Maka dari itu, sangat penting untuk memeriksakan diri. Dalam hal ini khususnya mengecek tingkat kolesterol secara rutin supaya sumber penyakit mematikan dapat dicegah.
Perlu diketahui bahwa kadar normal akan kolesterol itu seharusnya 160-200 mg saja. Jika kadar kolesterol sudah ada pada angka 240 mg lebih, maka sudah jelas bahwa ia mempunyai kolesterol tinggi. Sebenarnya kolesterol sendiri tidaklah begitu berbahaya kalau itu kolesterol baik, karena ia menawarkan fungsi sebagai:
·         Pendukung pertumbuhan janin dan membuat perkembangan otak bayi berjalan sempurna.
·         Pendukung perkembangan saraf.
·         Penghasil hormon baik demi menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh kita.
·         Pembungkus membran sel serta jaringan-jaringan saraf dalam tubuh.

Namun tanpa banyak kita sadari, ada kolesterol yang berbahaya dan memicu gejala-gejala seperti yang bisa kita perhatikan di bawah ini:

Kaki Terasa Nyeri
Kolesterol yang tinggi akan memicu gejala klaudikasio, nyeri yang terjadi di bagian kaki. Hal ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada kaki kita. Hal ini dapat terjadi ketika arteri tersumbat dan sirkulasi darah menjadi tak lancar. Intinya, seharusnya aliran darah yang masuk ke kaki terjadi penghambatan.
Sebagian orang dengan masalah ini bakal memiliki keluhan tentang kakinya yang cepat lelah dan rasanya akan sangat berat. Inilah yang menyebabkan kaki tidak bisa maksimal sewaktu digunakan. Dapat terjadi penyebaran rasa sakit pada seluruh kaki, termasuk paha dan betis, bahkan bokong pun tak terkecuali.
Sebetulnya keadaan seperti ini hanya bisa diatasi dengan tidak begitu aktif bergerak. Kalau tubuh tak dibuat bergerak dan berjalan. Hanya saja, gejala ini setelah hilang dapat muncul lagi di kemudian hari secara tiba-tiba. Kemunculannya bakal terjadi saat kita menggunakannya dalam waktu lama.
Kaki Dingin
Gejala yang tak terelakkan berikutnya adalah kaki yang terasa dingin meski tak dapat ditentukan secara pasti. Kaki yang menjadi dingin tidak selalu dikarenakan kolesterolnya berkadar tinggi dan ini juga bukan berarti kita sedang sakit. Terkadang seseorang dengan kaki dingin hanya karena hawanya memang dingin atau sedang cemas.
Faktor suhu dingin di area tempat tinggal kita dapat menjadi hal utama penyebab kaki dingin. Untuk itulah, kita diminta untuk menjadi lebih waspada. Kalau misalnya terjadi rasa dingin meliputi kaki di sebelah saja, maka ini merupakan tanda adanya jumlah lipid berlebihan di dalam darah. Gejala seperti ini tak dapat dibiarkan dan sebaiknya langsung ke dokter untuk proses diagnosa.
Perubahan Kulit
Demi supaya kita mengetahui apakah memang menderita kolesterol tinggi, gejala perubahan kulit dapat menjadi salah satu tandanya. Pengecekan kadar kolesterol oleh dokter biasanya juga akan meliputi peletakan kaki kita di atas bangku atau meja. Atau kalau tidak, kaki atau tangan bakal digantung di meja atau bangku tersebut setelah kita menjelaskan keluhan yang terjadi.
Pada proses pengecekan ini, awalnya kaki bakal berwarna putih di mana ini disebabkan oleh terganggunya aliran darah. Namun perubahan warna akan terjadi lama-kelamaan menjadi agak merah atau unggu dikarenakan pelebaran pembuluh darah terjadi. Darah pun akhirnya mulai mengalir ke bagian kaki.
Jari Kaki Memucat
Saat kita duduk, ada juga kemungkinan gejala jari kaki memucat. Hal ini bisa saja terjadi saat kolesterol meninggi. Saat LDL tinggi kadarnya, peredaran darah pun otomatis bakal terganggu sehingga aliran darah tak lancar. Bahkan sewaktu kita hanya duduk, aliran darah dengan gampangnya menjadi tersumbat sehingga jari-jari kaki dapat berubah pucat.
Perubahan Kuku
Rupanya tak hanya dari segi kulit dan jari kaki saja yang bisa mengalami sejumlah perubahan, karena perubahan kuku pun juga berkemungkinan besar terjadi. Sederhana saja, ini semua disebabkan oleh pasokan darah yang tak dapat menyebar secara merata. Karena sirkulasi darah mengalami gangguan, maka kuku pun terkena imbasnya.
Salah satu contoh masalah kuku di sini adalah terjadinya penebalan. Perubahan lain yang bakal sangat kelihatan adalah pertumbuhan kuku yang lebih lambat dari biasanya. Dari sejak kita memotongnya terakhir, kuku kaki kita akan terasa sangat lama untuk tumbuh panjang kembali. Ini perlu dicurigai, khususnya bila merasakan juga gejala lainnya.
Diare
Pada proses metabolisme lemak, setiap tubuh manusia bakal mampu melakukan penyerapan akan sepertiga kebutuhan kolesterol dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Kolesterol pada kondisi normalnya bisa diproduksi oleh hati sesuai dengan yang tubuh butuhkan. Namun di keadaan tertentu ketidakmampuan hati dalam mengenali kebutuhan itu berkemungkinan terjadi.
Itulah yang menjadi awal pemicu terjadinya gangguan dalam proses metabolisme lemak. Saat lemak tak dapat dimetabolisme seperti biasanya, maka gangguan pencernaanlah yang bakal melanda. Penyerapan menjadi tidak sempurna dan akhirnya malah menimbulkan gejala diare secara berlebihan. Bila efek ini dirasakan bersama dengan gejala-gejala lainnya, segera temui dokter untuk mengecek kolesterol.
Benjolan di Sejumlah Bagian Tubuh
Tidak semua orang yang kolesterolnya tinggi bakal mengalami gejala benjolan seperti ini. Namun sebagian orang yang mengalami adanya benjolan pada sejumlah bagian tubuh, ini bukanlah tumor atau semacamnya. Benjolan tersebut terbentuk adalah akibat dari adanya timbunan lemak.
Biasanya letak benjolan akan dapat kita jumpai pada daerah kaki, perut, tangan serta leher. Ukurannya pun tidaklah besar karena rata-rata justru ukurannya malah kecil dan juga lembut. Diameternya saja tak ada lebih dari 1 inci. Lokasi benjolan ini berada di antara kulit dan otot sehingga dan istilah dari kondisi ini adalah lipoma.
Jantung Berdebar-debar
Nama lain dari kondisi ini adalah jantung mengalami palpitasi yang memang terjadi disebabkan oleh kadar kolesterol tinggi. Peredaran darah yang terhambat dapat dialami disebabkan oleh pembuluh darah yang menyempit. Oleh karena aktivitas tersebut, sinyal akan kemudian dikirim ke jantung seketika itu juga.
Dari sinyal tersebut, jantung pun akhirnya melakukan pemompaan darah secara lebih keras supaya aluran darah bisa mengalir lebih normal. Hanya saja, jantung yang terus-terusan berdebar-debar seperti ini tak akan bagus juga. Bila kita menyadari ada gejala seperti ini yang padahal tubuh kita tidak melakukan olahraga atau aktivitas berat, memeriksakannya ke dokter adalah jalan terbaik dan teraman.
Jantung Terasa Sakit
Selain palpitasi atau rasa berdebar-debar, yang terjadi pada jantung adalah timbulnya rasa sakit. Rasa sakit ini merupakan sebuah efek samping yang akan dialami oleh seseorang ketika jantung memompa darah secara lebih keras. Upaya jantung untuk membuat aliran darah mengalir normal justru membuat nyeri jantung.
Rasa sakit tersebut biasanya akan menyertai jantung yang berdebar-debar tadi. Bahkan rasanya tidak ada apa-apa pun jantung bakal berdebar-debar sendiri. Debaran tersebut mirip seperti sewaktu kita tengah panik, tapi bedanya nyeri pun muncul menemani debaran itu. Jika sudah begini, cobalah untuk cek kadar kolesterol segera supaya cepat dapat ditangani.
Perut Terasa Kembung
Masalah pencernaan yang terjadi rupanya tak hanya diare. Ada juga gejala kolesterol lainnya yang memang tak tampak seperti gejala kolesterol. Perut yang terasa kembung memang tidak dapat kita katakan langsung sebagai gejala adanya kolesterol tinggi. Perut kembung juga bisa menandakan kita sakit maag atau masuk angin.
Untuk itulah, penting adanya untuk memeriksakan diri ke dokter dan mengecek kadar kolesterol sekalian. Biasanya perut kembung sebagai gejala kolesterol ini disebabkan oleh pencernaan makanan yang tak sempurna disertai dengan metabolisme lemak yang tidak lancar. Kelebihan gas bakal tersimpan di saluran cerna dan juga terjebak di sana. Dari situlah akhirnya kita mengalami yang namanya perut kembung.
Perubahan Emosi
Emosi dapat berubah karena adanya kolesterol tinggi di dalam tubuh kita. Dikarenakan produksi kolesterol darah mengalami gangguan, maka metabolisme lemak tak menjadi sempurna lagi. Dengan ketidakoptimalan proses tersebut, seseorang bakal menjadi lebih cepat emosi. Terlalu sering marah juga bisa menjadi tanda kondisi lain, maka periksakanlah segera.
Gangguan Otak
Kolesterol berkadar tinggi di dalam tubuh kita juga bisa mengganggu kinerja dan kesehatan organ otak kita. Otak sendiri merupakan sebuah bagian tubuh yang menjadi tempat untuk menyimpan kolesterol terbanyak. Ada kurang lebih 25 persen sendiri kolesterol di dalam otak dan ketika metabolisme lemak pun tak lancar, daya ingat pun ikut menurun. Alzheimer adalah contoh kondisi gangguan memori yang perlu diwaspadai.
Migrain
Terkadang sakit kepala migrain juga diartikan sebagai gejala tubuh yang terlalu lelah. Tubuh yang cepat lelah dan lesu kemungkinan bakal mengalami migrain. Masih ada kaitannya juga dengan metabolisme lemak yang terganggu, rasa kenyang setelah makan bakal mengirim sinyal ke otak untuk tak lagi menambah asupan yang berasal dari luar. Inilah yang kemudian membuat badan lemas dan lesu, lalu timbul migrain. Kondisi migrain ini menjadi efek buruk yang terjadi di tubuh kita yang mengalami kekurangan tenaga disebabkan tak banyak asupan yang masuk.
Sering Kesemutan di Bagian Tangan dan Kaki
Kadar kolesterol yang tidak terkendali bakal memunculkan rasa kesemutan di bagian tangan dan kaki. Kesemutan ini jelas disebabkan oleh aliran darah yang tak bisa berjalan dan beredar secara lancar ke tangan dan kaki. Berada pada posis duduk yang terlalu lama dapat menimbulkan kesemutan.
Kesemutan bahkan tak hanya di bagian kaki saja, ada juga yang merasakannya di bagian tangan. Aktivitas-aktivitas di mana bagian tangan dan kaki berpartisipasi banyak akan lebih besar kemungkinannya mengalami kesemutan. Maka itulah, penting untuk mengukur kadar kolesterol dengan datang ke dokter atau rumah sakit. Penanganan akan diberikan ketika kondisi tubuh dan kadar kolesterol sudah jelas.
Mudah Mengantuk
Orang yang gampang merasa ngantuk biasanya diidentikkan dengan kondisi kolesterolnya yang tinggi. Kadar trigliserida pun perlu untuk dicek karena bila sampai ada lebih dari 600-700 mg, ini biasanya akan memicu rasa kantuk luar biasa. Kadar aman trigliserida adalah 160-200 mg seperti yang sudah disebutkan.

Bila angkanya telah melampaui standar normalnya, maka trigliserida tinggi inilah yang akan membuat kita tak hanya lesu tapi selalu mengantuk. Saat terlampaunya kadar terlalu jauh dan banyak, ini tak akan baik karena penyakit yang lebih serius kemungkinan bakal datang menyerang. Lemak jahat akan berkumpul di pembuluh darah sehingga mengganggu sistem kinerja tubuh.

Pundak dan Tengkuk Terasa Kencang
Setiap orang dengan kadar tinggi kolesterol di dalam tubuhnya rata-rata bakal mengalami gejala satu ini. Pundak serta tengkuk akan terasa sangat tidak nyaman dikarenakan rasa kencang yang menyerang. Bila normalnya orang akan merasa bahwa pundak dan tengkuknya biasa-biasa saja, berbeda dengan mereka yang mengalami kolesterol tinggi.
Saat kadar kolesterol meningkat, rasanya pundak dan tengkuk seperti terbeban dan benar-benar tidak nyaman sama sekali. Meski hanya dua bagian tersebut yang rasanya kencang, seluruh tubuh pun pasti kena getahnya juga. Kondisi tubuh bakal terasa tak nyaman secara keseluruhan dan menyebabkan migrain atau sakit kepala juga.
Tangan dan Kaki Cepat Pegal
Tangan dan kaki penderita kolesterol tinggi tak hanya sebatas kesemutan, tapi muncul juga rasa pegal-pegal. Umumnya, seseorang merasa pegal di bagian tangan bila menggunakan tangannya terlalu aktif atau membawa barang berat. Bahkan bagian kaki biasanya akan pegal kalau terlalu banyak digunakan, seperti berjalan jauh atau berlari terlalu sering.
Khusus untuk kasus gejala kolesterol, tangan dan kaki bisa cepat pegal walau aktivitas yang dilakukan tidaklah berat. Meski melakukan kegiatan ringan sekalipun, tangan dan kaki dapat cepat lelah dan pegal. Kalau menyadari adanya gejala lain yang menyertai gejala ini, maka kemungkinan besar memang kadar kolesterol sedang tinggi-tingginya.
Nyeri pada Dada Kiri
Bagian dada, terutama yang sebelah kiri, pada sebagian orang akan mengalami rasa nyeri. Sakitnya di dada tersebut adalah akibat atau efek dari adanya penyempitan pembuluh darah yang terjadi pada area jantung. Kita semua tahu bahwa jantung adalah organ vital pemompa darah supaya mengalir ke seluruh tubuh.
Sekalinya penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah terjadi, jantung bakal merasa tak nyaman. Dari penyempitan tersebutlah dada akan merasa seperti ditusuk-tusuk, tepatnya yaitu dada kiri. Gejala kolesterol yang sudah pada tahap gangguan jantung sebaiknya mulai diperiksakan karena takutnya akan semakin parah. Serangan jantung dan penyakit jantung koroner dapat menjadi kelanjutan dari kondisi kolesterol tinggi.
Kram pada Malam Hari
Kesulitan tidur bisa jadi menjadi salah satu masalah akibat gejala kram di malam hari. Kolesterol berkadar tinggi di dalam tubuh, bisa memicu rasa kram pada bagian tumit. Kaki bagian bawah berpotensi mengalami ketidaknyamanan, tak hanya di bagian tumit, tapi juga jemari kaki.
Untuk mengatasinya supaya bisa lanjut tidur dengan pulas adalah dengan memosisikan kaki menggantung atau ada di posisi lebih tinggi daripada tubuh. Cobalah cara ini seketika kram tersebut muncul sewaktu-waktu. Kaki hanya cukup diangkat selama beberapa menit saja sampai kram tadi hilang secara perlahan. Atau, sandarkan saja di dinding supaya rasa kram memudar.
Faktor Risiko Kolesterol
Tentu naiknya kadar kolesterol atau tidak terkontrolnya kadar ini disebabkan oleh banyak faktor risiko. Tanpa disadari, gaya hidup dan pola makan yang kita anggap normal dan nyaman pun bisa saja menjadi pengaruh terhadap peningkatan kadar kolesterol. Di bawah ini beberapa penyebab kolesterol tinggi yang seharusnya kita semua tahu dan waspadai:
1.     Obesitas.
Masalah obesitas tak hanya berujung pada diabetes, tapi juga kolesterol tinggi. Dari kolesterol tinggi inilah kemudian memicu kepada sejumlah jenis-jenis penyakit jantung, dan bahkan stroke. Kegemukan berarti kadar kolesterol dalam darah sangat tinggi dan itu artinya juga bahwa kolesterol baik berkadar rendah.
2.     Pola Makan Buruk.
Pola makan dan menu makanan yang tidak sehat jelas bakal membawa tubuh kepada kadar kolesterol jahat yang tinggi. Makanan yang mengandung kolesterol tinggi sangat banyak dan kemungkinan justru makanan-makanan tersebutlah yang kita nikmati setiap hari. Mentega, kuning telur, daging merah, dan juga produk-produk susu berlemak tinggi, berikut biskuit, keripik dan gorengan adalah makanan berkandungan lemak trans. Itulah sebabnya mereka terlalu berbahaya bagi tubuh kita.
3.     Merokok dan Konsumsi Alkohol.
Kedua hal ini selalu menjadi faktor risiko banyak kondisi penyakit. Rokok dan minuman keras adalah contoh hal-hal yang membuat HDL rendah. Memiliki kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol secara berlebihan tak lagi mengherankan bila hasilnya adalah penyumbatan pembuluh darah akibat kolesterol tinggi.
4.     Jarang Olahraga.
Tidak pernah atau jarang olahraga juga menjadi pemicu kolesterol tinggi. Ini karena otomatis lemak yang masuk ke dalam tubuh menjadi menumpuk tanpa adanya proses pembakaran.
5.     Stres.
Memang benar kalau banyak orang menganggap bahwa stres adalah sumber penyakit. Kadar LDL yang tinggi juga dapat dipengaruhi oleh stres berlebihan. Hal ini bakal menjadi lebih parah apabila sampai seseorang memiliki minuman keras, makanan berlemak tinggi dan juga rokok sebagai pelarian stres.
6.     Faktor Genetik.
7.     Usia dan Jenis Kelamin.
8.     Penyakit Lain.

Pengobatan Gejala Kolesterol
Beragam gejala kolesterol serta faktor risiko sudah disebutkan di atas. Maka, kini waktunya kita untuk melihat apa saja yang bisa dilakukan untuk mengobatinya.
1.      Tidak Merokok dan Tidak Minum Minuman Keras.
Kebiasaan merokok dan juga mengonsumsi alkohol bukanlah hal yang baik. Sebelum berakhir parah dan tak dapat lagi ditangani, gejala kolesterol perlu diatasi dengan berhenti merokok. Bila memiliki kebiasaan minum minuman keras, hindari juga karena ada bahaya minuman keras bagi kesehatan.
2.      Olahraga Lebih Sering.
Olahraga yang ringan-ringan seperti bersepeda, berlari atau berenang sebenarnya sudah cukup efektif untuk membakar lemak. Melakukan aerobik juga bisa menurunkan gejala risiko kolesterol tinggi. Asalkan banyak aktif, tubuh akan mampu membakar lemak berlebihan pemicu kolesterol tinggi. Kurang olahraga hanya akan mendatangkan lebih banyak penyakit serius.
3.      Diet Rendah Kolesterol dan Lemak Jenuh.
Pilih makanan sehat bernutrisi untuk menu harian bila memang gejala kolesterol telah dialami. Pilih juga untuk mengonsumsi makanan yang membakar lemak. Mengubah gaya hidup dengan berolahraga dan makan makanan sehat akan memperkecil potensi stroke dan penyakit jantung pula. Ini artinya, kita pun wajib menambah asupan sayur, buah serta karbohidrat kompleks demi kolesterol jahat dapat luntur dengan segera.
4.      Periksa Kadar Kolesterol Darah.
Check up rutin tak ada salahnya, khususnya demi mengetahui kadar gula darah dan juga kolesterol. Setiap semester, ini perlu dilakukan sebanyak 2 kali. Hal ini bakal lebih dianjurkan terhadap Anda yang kiranya mempunyai riwayat hiperlipidemia atau bila keluarga pernah memilikinya. Ini untuk menghindari supaya komplikasi serius dan mematikan bisa dicegah.
5.      Mengelola Stres.
Stres bisa jadi penyebab kolesterol naik tak terkontrol. Oleh karena itu, silakan untuk mencoba berbagai cara untuk mengatasi stres. Olahraga sebenarnya bisa menjadi solusi dari pelepas stres. Tapi selain olahraga pun, kita masih bisa mengelolanya dengan melakukan hobi atau aktivitas kesenangan kita. Bila ingin suasana yang tenang dan kalem, meditasi bakal sangat menolong juga untuk mengusir stres. Mengonsumsi makanan untuk menghilangkan stres juga bisa dicoba.

Sebaiknya Anda mengkonsumsi herbal yang dapat membantu mengatasi masalah-masalah yang disebabkan tingginya kadar kolesterol di tubuh Anda sebelum terlambat. Ada berbagai jenis produk herbal yang telah dipasarkan, salah satunya yang sekarang sedang merebak penggunaannya di masyarakat adalah 

Bio Saipress dari Bio Sunnah Malaysia yang didistribusikan secara eksklusif oleh 
PT. PLM Jaya 

Bisa Anda pesan melalui Agen resminya di nomor 0857-1662-7444.


Itulah sejumlah gejala kolesterol berikut sedikit info mengenai faktor pemicu dan juga pengobatan gejalanya. Pengecekan kadar kolesterol teratur adalah solusi agar tidak menjadi terlanjur tinggi.